,
Friday, 10/June/2011

Ustad Koko Liem Ceramah di Bupati – Riau

koko1 - Save & Share - One Comment

Bupati Bengkalis H Syamsurizal menjelaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan pendidikan (syahr al-tarbiyyah). Tentunya ini bukan tanpa alasan. Karena secara realita, Ramadhan benar-benar edukatif. Ramadhan dapat diibaratkan sebagai madrasah, lebih tepatnya sebagai training centre bagi qalbu-qalbu orang yang ingin menaiki tangga-tangga ketakwaan.

Demikian dijelaskan Bupati Bengkalis H Syamsurizal ketika memberikan sambutan pada acara silaturahmi dengan Ikatan Keluarga Kabupaten Bengkalis (IKKB) dan Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Bengkalis (Ipemalis) Jakarta. Kegiatan yang diselenggarakan sempena acara berbuka puasa bersama antara Pemkab Bengkalis, IKKB dan Ipemalis yang diprakarsai Ipemalis itu dilaksanakan di Ball Room Hotel Sahid Jakarta, Minggu (23/9) malam lalu.

“Ramadhan bertujuan untuk membentuk mental orang-orang yang berpuasa di dalamnya. Sebab, inti daripada puasa adalah self control (pengendalian diri). Artinya, Ramadhan mendidik para pelakunya menjadi orang-orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya, baiktu itu nafsu perut maupun nafsu syahwatnya. Melalui self control inilah puasa Ramadhan mampu membentuk beberapa mental positif,” terang Syamsurizal.

Sehubungan dengan itu, sebagai bagian yang tidak terpisah dari masyarakat kabupaten berjuluk Negeri Junjungan, Syamsurizal mengajak seluruh keluarga besar IKKB dan Ipemalis untuk dapat mengimplementasikan makna Ramadhan sebagai bulan edukatif dan pembentuk mental positif dimaksud bagi percepatan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bengkalis.

“Terutama untuk mempercepat keberhasilan peningkatan kualitas sumberdaya manusia yang menjadi salah satu titik fokus pembangunan di Kabupaten Bengkalis,” harap Syamsurizal seperti dilapaorkan Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri dari Jakarta, Senin (24/9).

Khusus kepada sekitar 100 orang seluruh pengurus dan anggota Ipemalis yang saat ini tengah menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi di Jakarta, makna Ramadhan dimaksud hendaknya juga dan harus dapat dijadikan salah satu motivasi untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas keberhasilan pendidikan yang saat ini tengah diiikuti.

Sebab, ujar Syamsurizal, saat ini kekekayaan alam semata tidak dapat lagi dijadikan modal bangsa dalam bersaing di tatanan global, tetapi juga sangat ditentukan kekayaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki. “Keberhasilan Negara-negara maju, seperti Finlandia dan Norwegia yang dalam waktu cepat dapat mencapai kemajuan pesat karena sumberdaya manusianya berkualitas, jadi andalan. Sebagai duta Kabupaten Bengkalis, seluruh anggota Ipemalis juga harus menjadi SDM yang dapat diandalkan bagi kemajuan daerah,” harap Syamsurizal.

Pada bagian lain, saat berdialog, baik Syamsurizal maupun Wakil Ketua DPRD Bengkalis Bagus yang juga hadir dalam acara tersebut, mengarapkan seluruh keluarga IKKB dan Ipemalis Jakarta hakikat Ramadhan sebagai bulan penuh kasih sayang ini, untuk lebih mempererat rasa kebersamaan antara sesama pengurus dan anggota IKKB dan Ipemalis.

“Serta antara dan antar keluarga IKKB dan Ipemalis dengan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis. Hanya dengan kebersamaan serta kuatnya semangat persatuan dan kesatuan, tujuan atau keberhasilan yang hendak dicapai dapat diwujudkan. Tidak terkecuali bagi tujuan keberadaan IKKB, Ipemalis maupun pembangunan di Kabupaten Bengkalis,” terang Bagus Santoso.

Masih menurut Bagus Santoso, apapun perbedaan yang ada, terutama dalam sebuah organisasi, mesti disikapi secara arif. “Sebagai sebuah rahmat, perbedaan bukan dasar atau alasan untuk terjadinya perpecahan. Sebaliknya, merupakan pondasi untuk mempererat rasa kebersamaan dan harus dijadikan kekuatan untuk mencapai tujuan organisasi,” imbuh Bagus Santoso, mengingatkan. Selain Kabag Humas, adapun pejabat yang juga hadir bersama bupati Bengkalis dalam acara yang juga diisi santapan rohani Ramadhan oleh (da’i Usman Anshori atau Koko Liem (finalis da’i TPI asal Kabupaten Bengkalis) itu antara lain Kakan Pertanahan H Yahya Eko dan Kabag Kesra HA Halim. Sedangkan dari IKKB dan Ipemalis diantaranya.

Baca juga:

One Response to “Ustad Koko Liem Ceramah di Bupati – Riau”

Comment from haidar
Time August 17, 2011 at 9:31 am

semoga keselamatan dari Allah terlimpah bagimu.

waaaaah saya suka cara penyampaian pk.ustadz yg satu ini….bisa sulap jg ya? Hebat
saya kagum dengan pk.ustadz ini, krn biasanya orang cina gk bs bilang “R” tp ternyata bisa jg, eeeeh lancar pula Al-Qur’annya….sering2 tampil di TV lg ya pk.ustadz….pengen dengerin ceramahnya lagi nich..

semoga keselamatan dari Allah terlimpah bagimu.

Tulis Komentar